Pembentukan Karakter Disiplin Siswa Sekolah Dasar di Era Digital: Studi Kualitatif dalam Pembelajaran Inovatif

Authors

  • Dewi Ratna Sari Situmeang Universitas Pelita Bangsa
  • Irma Lestari Universitas Pelita Bangsa
  • Putri Gina Hayatur Rochmah Universitas Pelita Bangsa
  • Fadhilah Saefani Universitas Pelita Bangsa
  • Aisah Universitas Pelita Bangsa
  • Nanda Putri Listianti Universitas Pelita Bangsa
  • Haura Humaero Abdillah Universitas Pelita Bangsa

Keywords:

Karakter Disiplin, Sekolah Dasar, Pembelajaran Inovatif, Era Digital, Pendidikan Dasar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis karakter disiplin siswa sekolah dasar melalui penerapan pembelajaran inovatif di era digital. Perkembangan teknologi digital menghadirkan peluang sekaligus tantangan dalam pembentukan karakter siswa, khususnya kedisiplinan dalam mengikuti aturan, mengelola waktu, dan bertanggung jawab terhadap tugas. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi literatur dan wawancara. Subjek penelitian adalah guru sekolah dasar yang berperan sebagai informan kunci. Data dikumpulkan melalui kajian terhadap jurnal dan buku ilmiah yang relevan, serta wawancara semi-terstruktur dengan guru, kemudian dianalisis menggunakan teknik analisis tematik melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan pembelajaran inovatif berbasis digital, seperti penggunaan video pembelajaran, kuis digital, game edukatif, presentasi interaktif, serta pembelajaran berbasis proyek, mampu meningkatkan karakter disiplin siswa sekolah dasar. Peningkatan kedisiplinan terlihat pada aspek ketepatan waktu dalam mengikuti pembelajaran dan mengumpulkan tugas, kepatuhan terhadap aturan kelas, serta tanggung jawab siswa dalam menyelesaikan tugas yang diberikan guru. Temuan penelitian ini menegaskan bahwa pembelajaran inovatif yang dirancang secara terstruktur, menarik, dan disertai pendampingan guru dapat menjadi strategi efektif dalam membentuk karakter disiplin siswa sekolah dasar di era digital.

References

Adoum, M., Koulamallah, A., & Abdelkerim, A. (2025). Integrating indigenous knowledge into Chadian primary science: A phenomenological inquiry with teachers. International Journal of Education and Learning Studies, 1(3), 122–131. https://doi.org/10.64421/ijels.v1i3.24

Alaslan, A. (2023). Metode penelitian kualitatif. Center for Open Science.

Castells, M. (2010). The rise of the network society (2nd ed.). Wiley-Blackwell.

Creswell, J. W. (2014). Research design: Qualitative, quantitative, and mixed methods approaches (4th ed.). SAGE Publications.

Deterding, S., Dixon, D., Khaled, R., & Nacke, L. (2011). From game design elements to gamefulness: Defining “gamification.” Proceedings of the 15th International Academic MindTrek Conference, 9–15.

Fitri, E., & Syarif, M. (2022). Pendidikan karakter disiplin siswa sekolah dasar melalui pembelajaran berbasis digital. Jurnal Pendidikan Dasar, 13(2), 145–156.

Hidayat, R., & Abdillah, A. (2019). Ilmu pendidikan: Konsep, teori, dan aplikasinya. LPPPI.

Kemendikbud. (2020). Panduan penguatan pendidikan karakter. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia.

Kirk, J., & Miller, M. L. (1986). Reliability and validity in qualitative research. SAGE Publications.

Lickona, T. (1991). Educating for character: How our schools can teach respect and responsibility. Bantam Books.

Maharani, S. D., Pramudya, A., & Amira, S. (2025). Drivers of adoption: How innovation attributes influence the diffusion of digital tools in Indonesia’s Merdeka Curriculum. International Journal of Education and Learning Studies, 1(3), 146–162. https://doi.org/10.64421/ijels.v1i3.26

Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaña, J. (2014). Qualitative data analysis: A methods sourcebook (3rd ed.). SAGE Publications.

Mulyasa, E. (2018). Manajemen pendidikan karakter. Bumi Aksara.

Nasution, S. (2017). Metode research (penelitian ilmiah). Bumi Aksara.

Safarudin, R., Zulfamanna, Z., Kustati, M., & Sepriyanti, N. (2023). Penelitian kualitatif. Innovative: Journal of Social Science Research, 3(2), 9680–9694.

Schensul, J. J. (2012). Methodology, methods, and tools in qualitative research. AltaMira Press.

Setiawan, B., Ardianto, D., & Windiyani, T. (2025). Integrative trends in future-ready education: STEM, ESD, and artificial intelligence in Jakarta’s primary schools. International Journal of Education and Learning Studies, 1(2), 63–78. https://doi.org/10.64421/ijels.v1i2.6

Siemens, G. (2005). Connectivism: A learning theory for the digital age. International Journal of Instructional Technology and Distance Learning, 2(1), 3–10.

Sugiyono. (2019). Metode penelitian kualitatif, kuantitatif, dan R&D. Alfabeta.

Sukmadinata, N. S. (2017). Metode penelitian pendidikan. Remaja Rosdakarya.

Suyanto, & Jihad, A. (2019). Menjadi guru profesional: Strategi meningkatkan kualifikasi dan kualitas guru. Erlangga.

Tabakea, K., Aanuri, T., & Baire, T. (2025). Impact of culturally relevant phonics instruction on early literacy acquisition among grade 1 learners in a Pacific Island context. International Journal of Education and Learning Studies, 1(3), 132–145. https://doi.org/10.64421/ijels.v1i3.25

Trianto. (2017). Model pembelajaran terpadu. Bumi Aksara.

Trisnawati, F. P., Anjani, D., & Widya, M. (2025). Independent curriculum policy in elementary schools: Teachers’ understanding and implementation challenges in Bekasi Indonesia. International Journal of Education and Learning Studies, 1(2), 111–121. https://doi.org/10.64421/ijels.v1i2.16

Uno, H. B., & Mohamad, N. (2021). Belajar dengan pendekatan PAILKEM. Bumi Aksara.

Downloads

Published

31-12-2025

How to Cite

Situmeang, D. R. S. ., Lestari, I., Hayatur Rochmah, P. G., Saefani, F., Aisah, A., Listianti, N. P., & Abdillah, H. H. (2025). Pembentukan Karakter Disiplin Siswa Sekolah Dasar di Era Digital: Studi Kualitatif dalam Pembelajaran Inovatif. Journal of Elementary Education Innovations, 1(1), 13–25. Retrieved from https://pandas-pasca.unpak.ac.id/index.php/pandas/article/view/18